 | MELANGKAH JEJAK KEBANGKITAN INDONESIA... | Jun 10, 2008 |
Selamat datang rekan sekalian... Selamat berbagi persaudaraan, pemikiran dan pergerakan... Mari bangun Indonesia agar adil sejahtera... Menjadi soko guru peradaban dunia... SALAM DAHSYAT! INDONESIA LUAR BIASA!!! BAB VI BAGAIMANA KEKAYAAN BISA DATANG PADA ANDA Sewaktu saya mengatakan bahwa Anda tidak perlu melakukan tawar-menawar dengan sengit, bukan berarti Anda tidak boleh melakukan tawar-menawar sama sekali atau Anda tidak perlu membuat kesepakatan sama sekali dengan rekanan Anda. Maksud saya adalah bahwa Anda tidak harus melakukannya dengan cara-cara yg tidak wajar. Anda tidak harus mendapatkan sesuatu yg tidak berguna, tetapi Anda harus dapat memberikan kepada orang lain lebih dari yg Anda dapatkan dari mereka. Anda tidak dapat memberikan pada setiap orang lebih banyak daripada yg Anda peroleh darinya dalam bentuk nilai uang, tetapi Anda dapat memberikan kepada orang lain dalam bentuk nilai guna yg lebih besar dari pada yg Anda terima darinya. Mungkin Anda menganggap kertas, tinta dan material lainnya yg digunakan untuk membuat buku ini tidak sebanding dengan nilai uang yg Anda keluarkan untuk membelinya, tetapi jika gagasan yg ada di dalam buku ini dapat memberikan Anda ribuan dollar, Anda tidak akan menyalahkan orang yg telah menjual buku ini kepada Anda. Karena mereka telah memberikan nilai guna yg jauh lebih besar dari nilai uang yg cukup kecil. Misalkan kita ambil contoh, saya mempunyai sebuah lukisan dari seorang pelukis terkenal, yg dalam perkembangannya di masyarakat ini berharga ribuan dollar. Saya membawa lukisan itu ke Baffin Ray, sebuah teluk yg terletak di Atlantik Utara, dan dgn gaya seorang salesman merayu seorang penduduk asli untuk menukar lukisan ini dgn bulu binatang senilai 500 dolar. Ini berarti saya telah berbuat salah terhadapnya, karena lukisan ini sama sekali tidak berguna baginya. Lukisan ini tidak memiliki nilai guna baginya, karena tidak akan memberikan nilai tambah apa pun pada hidupnya. Tetapi jika saya memberikannya senapan seharga 50 dollar untuk bulu binatang tersebut, berarti dia telah melakukan tawar-menawar yg baik. Senapan itu berguna baginya. Karena dapat membantunya mencari lebih banyak bulu binatang dan makanan; akan memberikan nilai tambah dalam hidupnya dari segala sisi. Akan membuatnya jadi kaya. Jika Anda naik dari tataran kompetitif ke tataran kreatif, Anda dapat melihat dengan lebih jelas transaksi bisnis yg sangat sempurna, dan jika Anda menjual apa saja kepada siapa saja sesuatu yg tidak menambah nilai dalam hidupnya dibandingkan apa yg ia tukarkan untuk mendapatkan barang tersebut, sebaiknya Anda segera berhenti melakukannya. Dan jka Anda sedang melakukan bisnis yg merugikan orang lain, segera tinggalkan bisnis itu. Berikan kepada siapa saja nilai guna yg lebih besar dari pada yg ia bayarkan pada Anda, dengan begitu berarti Anda telah memberikan nilai tambah kepada kehidupan dunia di setiap transaksi bisnis yg Anda lakukan. Jika Anda mempunyai karyawan yg bekerja pada Anda, Anda harus mendapatkan nilai uang yg lebih besar dari mereka dibandingkan gaji yg Anda bayarkan, tetapi Anda juga dapat mengelola bisnis Anda sedemikian rupa supaya berjalan dgn prinsip pengembangan, sehingga setiap karyawan yg menginginkan perkembangan akan memperolehnya sedikit demi sedikit setiap hari. Anda dapat membuat usaha Anda melakukan apa yg sudah dilakukan buku ini kepada Anda. Dan juga dapat mengarahkan usaha Anda sehingga dapat menjadi semacam tangga yg dapat digunakan oleh setiap karyawan yg mengalami kesulitan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Dan jika Anda sudah memberikan kesempatan itu, tetapi mereka tidak memanfaatkannya maka itu bukan salah Anda. ……………… N.B. : 1. Buku Wattles ini jadi rujukan utama buku the Secret Rhonda Byrne.... Juga jd rujukan Tung Desem ttg "think in the certain way, feel in the certain way, act in the certain way" (diambil juga dr buku ini).... Bahkan saya dapat rekomendasi dari Pak Tung utk membaca buku ini... 2. Isi bab 6 ini, yg saya ambil setengahnya, sangat sesuai dgn motivasi saya jualan buku, setidaknya utk saat ini...hehehe.... ke depannya insyaAllah jualan yg lain.... apapun barang yg dijual, pastilah jualan nilai tambah/nilai guna... Aamiin insyaAllah.... 3. Belum lama ini ada penelitian di Amerika yg mengambil sample 100 orang paling kaya d Amerika, jadi dari tiap kota diambil 1 orang terkayanya... Lalu ke-100 orang itu diwawancarai apa rahasia mereka bisa menjadi orang terkaya di kotanya masing2.... Jawaban mereka : utamanya saya tidak mengejar kekayaan, tapi yg saya lakukan adalah memberikan nilai tambah sebanyak2nya kepada sebanyak2nya orang..... Subhanallah.... mereka orang2 Amerika itu, mengamalkan value ini : khoirukum anfa'u linnaasi... Penulis : Aulia Agus Iswar PKS sebagai partai politik berasaskan Islam, selalu memiliki keunikannya sendiri dalam kancah perpolitikan Indonesia. Hal inilah yang menarik banyak pihak untuk terus mencermati manuver dan perilaku politik PKS. Telah banyak kajian, seminar, penelitian, skripsi, tesis bahkan mungkin disertasi yang membahas tentang kiprah partai yang berlambangkan bulan sabit dan padi ini. Salah satu keunikan PKS adalah karena sejak awal partai, yg memiliki sejarah sejak tahun 1980an, ini selalu menekankan unsur moralitas dalam kehidupan politk, bangsa dan negara dengan slogan bersih dan peduli. Seiring berjalannya kehidupan politik, PKS terus berdinamika dengan semakin dewasanya perpolitikan bangsa ini. Pada masa sebelumnya, perpolitkan bisa dikatakan stagnan di bawah bayang-bayang rezim yg otoriter dan represif. Sekarang, pasca reformasi, arus perpolitikan seperti tumpah ruah ke jalanan. Semua elemen yg selama ini “tertidur” seolah berpesta pora dengan kran-kran yg dibuka lebar-lebar, atas nama reformasi, dengan persetujuan demokrasi. Di tengah dinamika seperti inilah PKS lahir, mengalami berbagai aral melintang, cercaan, kritikan, tantangan, peluang, dan berbagai macam hambatan yg pada masa sebelumnya mungkin tidak pernah mereka temui. Selain itu, PKS juga menuai banyak pujian baik dari masyarakat atau pun tokoh. Semuanya telah menjadikan PKS terus belajar menjadi organisasi pembelajar. PKS yg mengusung moral Islam yg mengandung nilai-nilai moral universal kemudian dihadapkan pada sebuah kondisi yg sulit. Pada satu sisi, PKS memiliki paradigma dan metodologi berpikir dan bertindak sendiri yg dilandaskan kepada nilai-nilai Islam yg substantif tadi. Sedangkan di sisi lain, bangsa Indonesia ini adalah bangsa beragam yg memiliki standar moral masing-masing. Standar moral inilah yg kemudian coba dicarikan titik temu dengan standar demokrasi di bawah payung Pancasila dan UUD 1945. Terkadang, dalam kaca mata awam, ada paradigma-paradigma moral dalam Islam yg diusung PKS mengalami benturan dengan standar-standar moral bangsa ini. Benarkah ada benturan? Ataukah hanya pandangan sepihak yg tidak utuh serta tidak memahami paradigma Islam universal yg diusung PKS? Ada 2 kasus yg bisa kita jadikan contoh kasus manuver PKS yg dilihat dari kaca mata moral. Sebetulnya masih sangat banyak contoh kasus yg bisa disampaikan, tapi karena keterbatasan tempat, maka tidak kita bahas di sini. Pada saat Pilkada Sumatera Selatan yg lalu, PKS mengusung cagub dan cawagub kemudian diketahui diduga terlibat perjudian di negeri jiran Malaysia. Bagaimana bisa PKS mendukung cagub/pemimpin yg penjudi? Jika kita melihat sekilas dengan kaca mata awam, maka kita akan menganggap PKS telah mengesampingkan moralitas. Padahal jika kita merunut kepada pemikiran politi Ibnu Taimiyyah (seorang reformis pada masanya), kita dapat menemukan jawabannya. Bahwa syarat kriteria seorang pemimpin itu ada 2, yaitu kuat dan amanah. Tapi jika 2 syarat ini sulit terpenuhi secara bersamaan, maka gunakan prioritas. Jika kondisi membutuhkan pemimpin yg kuat, maka calon pemimpin yg memiliki kekuatanlah yg dipilih. "Pemimpin yg adil meskipun non muslim itu lebih baik dari pada pemimpin yg tidak adil meskipun muslim". Bahkan Ibnu Taimiyyah menyampaikan sebuah hadits (sayangnya tidak disebutkan sanad dan derajat haditsnya) : "60 tahun di bawah pemimpin yg zhalim itu lebih baik dari semalam tanpa pemimpin". Lalu, bagaimana dgn rakyat yg dipimpin oleh seorang fasiq dan bermaksiat? Imam Ahmad ibnu Hambal menjelaskan : "Orang fasiq yg kuat, maka kekuatannya berguna bagi kaum Muslimin, sedangkan kefasiqannya untuk dirinya sendiri….Sesungguhnya Allah telah menguatkan agama ini dengan laki-laki yg yg tidak bermoral". Kasus yg lain adalah kasus money politics. Pada Pilkada di sebuah daerah, disinyalir bahwa PKS melakukan "serangan fajar" dgn membagi-bagikan kebutuhan hidup kepada masyarakat agar mereka memilih calon pemimpin yg diusung oleh PKS. Jika kita membaca sejarah Nabi Muhammad SAW, akan kita dapatkan fakta sejarah pada saat Perang Ahzab/Khandaq sedang berlangsung. Pada perang ini, umat Islam Madinah yg berkoalisi dengan kaum Yahudi melawan kepungan koalisi besar Makkah. Pada saat masyarakat Madinah terjepit, Rasulullah memberi usul untuk memberikan sepertiga hasil panen kurma di Madinah kepada kabilah Ghatafan dengan harapan mereka menarik diri dari koalisi Makkah dan tidak jadi menyerang Madinah. Meskipun akhirnya, usul tersebut tidak jadi dilaksanakan. Nah, apakah usul Rasulullah tadi bisa dianggap sebagai money politics? Medici Indonesia…Moral itu Bernama Profesionalitas! Sebelum PKS memasuki arena politk dengan mendirikan partai pada tahun 1999, para kader dan anggotanya dikenal sebagai orang yg berpendidikan, shalih, intelek dan bermoral tinggi. Masyarakat sudah tahu itu. Mereka akan bersaksi pada masa itu, orang-orang yg sekarang disebut PKS itu memiliki ciri-ciri tersebut, dikenal sebagai orang-orang yg baik dan santun; insan bermoral. Tapi apakah masih sama jawabannya jika hal itu sekarang ditanyakan lagi kepada mereka? Bisa jadi tidak. Penulis mengetengahkan istilah moralitas ex-ante dan moralitas ex-post. Moralitas ex-ante adalah moralitas PKS sebelum masuk ke ranah negara. Sedangkan moralitas ex-post adalah moralitas PKS setelah masuk ke ranah negara. Nah, pada masa belum memiliki amanah di sektor negara/publik, moralitas ex-ante PKS diakui oleh masyarakat. Tapi sepertinya moralitas ex-post PKS belumlah diakui. Bahkan ada yg mengatakan, PKS sekarang sama saja dengan partai yg lain. Mengapa masyarakat sekarang mengatakan PKS sama saja dengan partai yg lain? Karena menurut penulis, PKS belum mampu membuktikan moralitas ex-post-nya. Moralitas ex-post itu adalah profesionalitas. Jika dalam ex-ante orientasinya adalah merebut sumber-sumber daya kekuasaan, maka dalam ex-post orientasinya adalah pengelolaan sumber-sumber daya tadi. Profesionalitas dalam mengelola sumber-sumber daya negeri inilah yg merupakan moralitas PKS yg masyarakat belum merasakan buktinya. Untuk itu, menjadi sebuah tantangan bagi PKS untuk dapat mengelola sumber daya manusia yg kompeten untuk mengelola bangsa ini dengan profesionalitas. PKS cukup punya modal pengalaman dalam mengkader orang. Namanya tarbiyyah, yaitu pengkaderan dan pembelajaran yg berkesinambungan, atau dalam istilah Jepangnya disebut Kaizen. Tapi memang ada yg harus terus dikembangkan. Pengkaderan yg dilakukan selama ini masih berbasis kepada distrik. Basis distrik ini kemudian seperti mengabaikan kompetensi para kader PKS. Tidak peduli kompetensi seorang kader apa, asalkan ia tinggal di distrik A misalnya, maka kader tersebut harus mengikuti pengkaderan dan pembinaan di situ. Penulis bukan ingin mengatakan basis distrik ini dihilangkan. Yang ingin penulis sampaikan adalah bahwa perlu adanya pengkaderan level ke-2 (jika basis distrik tadi dianggap sebagai level ke-1 yg pokok) yg berbasis kepada kompetensi yg dikenal dengan nama meritokrasi (merit system). Sistem ini sudah diterapkan di Singapura. Hal ini sangat diperlukan mengingat ranah negara itu setidaknya terdiri dari 3 sektor : sektor publik, sektor private, dan masyarakat madani (third sector). Perlu ada mobilitas baik horizontal maupun vertikal para kader maupun bukan kader, asalkan mumpuni, untuk menjadi penetrasi ke dalam 3 sektor tadi. Karena itu dibutuhkan tidak sedikit sumber daya manusia yg memiliki komitmen moral yg tinggi dan profesionalitas yg diakui. PKS harus bisa membina dan memobilisasi dalam bentuk pengkaderan khusus sektor publik, khusus sektor private, dan khusus sektor ketiga. Atau bisa juga pengkaderan yg lintas ketiga sektor tersebut yg bisa digambarkan sebagai pengkaderan strategis. Pengkaderan seperti ini sudah memiliki bukti dalam sejarah. Dahulu sebelum terjadi Revolusi Perancis dan Revolusi Industri di Eropa, terjadi Renaisans dengan pusat episentrum di Italia. Pada masa itu terdapatlah keluarga Medici, yaitu keluarga bankir yg bisa disejajarkan dengan keluarga Rotschild bankir Yahudi yg mencetuskan Revolusi Perancis dan Industri. Keluarga Medici ini mendanai para pencipta gagasan dari berbagai disiplin ilmu. Ia membuat sebuah pertemuan rutin di rumahnya di Florence dengan mengumpulkan para ilmuwan, pematung, pelukis, seniman, penyair, ahli keuangan, filsuf, dan arsitek. Mereka saling bertukar gagasan secara rutin. Dan akhirnya gagasan-gagasan lintas disiplin dan budaya itulah yg melahirkan Renaisans yg kemudian juga menstimulasi lahirnya revolusi-revolusi di Eropa. Hasilnya sangat bisa kita rasakan hingga sekarang, dari mulai produk-produk ideologi sampai produk-produk teknologi yg berguna bagi kehidupan umat manusia. Meminjam istilah Frans Johansson, inilah yg disebut Medici Effect. Namun ada hal yg diungkap cukup penting oleh Ian Shapiro dalam “The Moral Foundations of Politics” bahwa Renaisans yg dimotori oleh “pertemuan Medici” tadi, menentang otoritas moral dan teologi gereja, padahal otoritas teologi dan moral gereja sangat dominan pada masa dark ages. Moralitas pada Renaisans menjadi seperti “sampah” yg harus dibuang. Eropa yg tadinya teosentrris berubah menjadi anthroposentris. Jadi, ideologi-ideologi hasil dari Renaisans seperti demokrasi, komunisme, kapitalisme, dan sosialisme-Marxis, seperti kita lihat adalah ideologi-ideologi yang memarjinalkan moralitas dalam arena kehidupan. Bukannya anti moralitas, tapi memarjinalkan moralitas. Nah inilah yg penting untuk dicermati. Ketika PKS akan menggulirkan program pengkaderan meritokrasi juga perlu untuk belajar dari pertemuan Medici tadi. Memang perlu ada “Medici” di Indonesia. Semoga program meritokrasi tadi bisa beralih kepada Medici Indonesia untuk memberikan program-program nyata bagi masyarakat. Dan tentunya Medici Indonesia diharapkan bukanlah seperti Medici Eropa yg memarjinalkan moralitas. Medici Indonesia juga bukan sekedar restorasi seperti restorasi Meiji di Jepang dan restorasi Gaige Kaifang (keterbukaan) di China. Seperti kita ketahui, sebelum restorasi, kedua negara tersebut menerapkan politik isolasi dari pergaulan internasional. Tapi kemudian dengan adanya restorasi, era keterbukaan itu terjadi. Mereka juga mengirimkan mahasiswa-mahasiswaNYA untuk kuliah di Amerika dan Eropa. Setelah lulus, mereka langsung direkrut untuk memajukan negaranya masing-masing. Kasus Habibie dan Sri Mulyani juga harusnya semakin memacu kerja PKS untuk mempelopori Medici Indonesia ini. Beliau berdua terlalu visioner untuk Indonesia saat ini. Struktur mental dan intelektual bangsa Indonesia saat ini terlalu rapuh bagi beliau berdua. Seolah-olah yg terbangun adalah politik mercu suar, tapi pondasinya tidak terbangun dengan kokoh alias rapuh. Tugas PKS-lah untuk membangun pondasi-pondasi itu dengan Medici tadi. Semoga di era keterbukaan ini akan lahir Medici-medici ala Indonesia untuk berkiprah memajukan masyarakat, bangsa, negara dan dunia internasional. Selamat Munas, PKS!! (a2i) * sepertinya koq pernah dipresentasikan di markas Persaudaraan Mason Studies ya... sekitar 3 bulan yg lalu... hehehe Harga 125.000,- sama saya harga 65.000 saja... segera pesan 08388956978...:P Sinopsis - Sinopsis dibawah ini terakhir kali diedit oleh Darwin Tjoe pada tanggal 12 May 2008 10:57:12 - Tata Pola Pikir Anda untuk Membaca Peluang Bisnis Masa Depan & Menuai Profit. Tahukah Anda...Peluang-peluang bisnis Anda di masa depan terkandung di masa kini. Hasil bukan didapat dari memecahkan masalah melainkan dari mengeksplotasi peluang. Dalam bisnis, jangan menambah tanpa mengurangi. Ekonomi China TIDAK AKAN menyalip ekonomi AS dan menjadi pemimpin ekonomi global. Mengapa? Lalu, di mana posisi China? China vs India, siapa pemenangnya? Abad ke-21, akhir buruh murah. Malaysia dan Singapura menjadi negara tujuan outsourcing papan atas. Sebelas Pola Pikir Naisbitt akan memandu Anda dalam mengeksploitasi peluang-peluang di masa depan. Siapa mengetahui masa depan, ia menguasai permainan. Dalam Mind Set!, John Naisbitt membuka rahasia membaca masa depan. Ia menyajikan 11 Pola Pikir sebagai kunci untuk bisa memahami dunia saat ini guna membaca peluang-peluang di masa depan. Naisbitt juga memprediksi ada lima kekuatan yang akan mendominasi dunia di beberapa dekade awal abad ke-21. Ia menyuguhkan analisis dan gambaran mendalam mengenai kelima kekuatan itu agar kita bisa mengambil manfaat dari kelimanya. Mind Set! niscaya membuka mata kita sehingga dapat melihat jauh di balik gembar-gembor headline media, slogan politik, dan berbagai opini. Dengan begitu, kita bisa mendapat gambaran yang tepat mengenai masa depan dan mengantisipasi peluang-peluang yang terkandung di dalamnya. Karya John Naisbitt ini amat sangat berguna... menyerap informasi dari segala arah dan memberi kita keberanian untuk melakukan hal yang sama. Wall Street Journal. Dua puluh tahun lalu buku bestseller John Naisbitt, Megatrends, memuat prediksi-prediksi yang luar biasa tepat. Tidak ada satu pun yang melenceng, hasil yang sangat menakjubkan jika kita coba membayangkan betapa sulitnya mempediksi akan seperti apa tahun 2025 nantinya. Financial Times. Dalam bagian pertama, 11 Pola Pikir Naisbitt mengungkap cara-cara memproses informasi tanpa terbelenggu oleh gagasan-gagasan awal dan budaya populer kita... Dalam bagian kedua, Naisbitt menampik banyak konsepsi awal kita tantang globalisasi dan persepsi kita tentang perubahan. Booklist. John Naisbitt melihat banyak pola tersembunyi yang tidak dimengerti orang lain... Salah satu kegeniusan John adalah kemampuannya dalam menyerap begitu banyak data, menemukan hubungan-hubungannya, dan menarik konsep-konsep global yang bertentangan dengan keyakinan masa kini. Steve Rhinesmith, konsultan manajemen dan mantan duta besar AS untuk Uni Soviet. Mind Set! adalah buku warisan John Naisbitt dan puncak wawasan yang ia peroleh seumur hidupnya. Joseph Tessitore, president of Collins. Mind Set! memuat peranti mental Naisbitt dalam memprediksi berbagai tren di dunia yang kompleks. USA Today Peluang-peluang bisnis Anda di masa depan terkandung di masa kini: * Hasil bukan didapat dari memecahkan masalah melainkan dari mengekploitasi peluang. * Dalam bisnis, jangan menambah tanpa mengurangi. * Ekonomi China TIDAK AKAN menyalip ekonomi AS dan menjadi pemimpin ekonomi global. Mengapa? Lalu, di mana posisi China? * China vs India, siapa pemenangnya? * Abad ke-21, akhir buruh murah. Malaysia dan Singapura menjadi negara tujuan outsourcing papan atas Daftar Isi Prolog: Gajah di dalam perut ular Pendahuluan Bagian I: Pola Pikir 1. Meski banyak hal berubah, kebanyakan hal tetap konstan 2. Masa depan tertanam di masa kini 3. Fokus pada skor pertandingan 4. Memahami betapa menguntungkannya bila Anda tidak harus benar 5. Melihat masa depan sebagai potongan teka-teki 6. Jangan berada terlalu jauh di depan sampai-sampai orang tidak menganggap Anda bagian dari mereka 7. Resistensi terhadap perubahan berhenti jika ada manfaat nyata 8. Hal yang kita perkirakan akan terjadi selalu terjadi lebih lambat 9. Hasil bukan diperoleh dari memecahkan masalah melainkan dari mengeksploitasi peluang 10. Jangan menambah tanpa mengurangi 11. Jangan lupakan ekologi teknologi Bagian II: Gambaran Masa Depan 1. Budaya: Budaya visual mengambil alih dunia 2. Ekonomi: Dari negara bangsa menuju domain ekonomi 3. China: Pinggir adalah pusat 4. Eropa: Kemerosotan bersama 5. Era Revolusioner Kita: Lumbung Inovasi Tentang Penulis JOHN NAISBITT (lahir di Utah, 15 Januari 1929) dijuluki sebagai futuris dan filsuf global. Dengan "prediksi-prediksinya yang luar biasa tepat" (demikian ungkap Financial Times) serta pesan-pesan inspiratifnya, ia menjadi salah satu pembicara yang paling populer di dunia. Pengalamannya membentang mulai dari posisi-posisi eksekutif di dunia korporat, asisten Presiden John Kennedy dan Presiden Lyndon Johnson, sampai menjadi pengusaha. Ia juga pernah menjadi profesor di Harvard University, Moscow State University, dan kini di Nanjing University, china. Ia telah menerima lima belas gelar doktor kehormatan di bidang ilmu sosial, teknologi dan sains. Gambarannya tentang masa depan tidak hanya dibentuk dari riset yang ia lakukan. Ia telah berkeliling dunia sejak akhir 1960-an di pelbagai bidang. Megatrends, buku pertama John Naisbitt yang diterbitkan pada tahun 1982, memuncaki daftar New York Times Bestseller selama lebih dari dua tahun dan terjual lebih dari sembilan juta kopi di 57 negara. Setelah itu ia melahirkan karya-karya lainnya yang menjadi international bestseller diantaranya: Re-inventing the Corporation (1985), Megatrends 2000 (1990), dan Megatrends for Women (1992) bersama dengan Patricia Aburdene. Bukunya yang berbahasa Jepang, Japan's Identity Crisis, diterbitkan pada tahun 1992 dan menjadi bestseller di Jepang.  | Ane mo jual handphone N97 white second garansi nokia Indonesia resmi smpe Agustus 2010, beli Agustus 2009, fullset, bekas dipake sendiri (tangan pertama).... Ane mo jual 5,3 juta (masih bisa nego).... Ane prefer COD di Jakarta, tp jika ada ikhwah yg di Bogor, Bekasi, Tangerang berminat, insyaALLAH ane usahakan, sekalian nambah silaturrahim.... hehe... Bagi yg minat, bisa sms ane ke 08 388 956 978.... Jazakumullah... | Oct 25, '09 10:44 PM for everyone |

|  | Amanda Ferdina - detikNews
Pravda.ru Rusia - Kisah ayat Alquran muncul di tubuh bayi masih menjadi perhatian serius di Rusia. Salah seorang ulama Rusia menganggap pemunculan ayat suci itu sebagai peringatan dari Tuhan.
"Kami menganggapnya sebagai peringatan untuk muslim Rusia dan Dagestan. Mereka harus menjalani perintah Allah, menyesali kesalahan-kesalahannya, dan melepaskan diri dari konflik dan perpecahan yang kini melanda Dagestan dan Caucasus," kata seorang ulama, Akhmedpasha Amiralaev seperti dilansir The Sun.
Hingga kini logika maupun peralatan kedokteran memang belum mampu memecahkan misteri bocah Rusia tersebut.
Bocah ajaib yang mendapatkan 'berkah' itu adalah Ali Yakubov, bocah berumur 9 bulan. Ayat suci muncul di kulit Ali tidak lama setelah kelahirannya. Salah satu ayat yang muncul menyatakan 'Allah adalah pencipta seluruh alam'. Uniknya lagi, petikan ayat suci ini hanya timbul setiap Senin dan Kamis malam.
Dilansir Interfax, Rabu (21/10/2009), mulanya orang tua Ali tidak memberitahukan kepada siapapun akan keajaiban si bayi. Tulisan Alquran pertama kali muncul di dagu Ali. Setelah dagu, ayat-ayat Alquran pun mulai terlihat pada punggung, lengan, kaki dan perut Ali.
Setelah berkali-kali terjadi, orang tua Ali akhirnya memutuskan memberitahukan keajaiban itu kepada dokter. Terlebih bila ayat-ayat itu muncul, Ali seperti kesakitan. "Ali selalu merasa tidak sehat ketika tanda itu muncul. Ia menangis dan suhu badannya meningkat," ujar ibu Ali, Medina.
Saat ayat-ayat Alquran itu muncul di tubuh bayinya, Medina mengaku tidak mungkin menggendong Ali. "Badannya secara aktif bergerak, sehingga kami menaruhnya di tempat buaian. Sangat sulit melihatnya menderita," ceritanya. (amd/iy) |
1) History of Islamic Society by Ira M. Lapidus, 800s pages... IDR 100,000 only !!!!!!!!!! 2) Di Bawah Bendera Revolusi jilid I Soekarno, IDR 200,000 only. 3) Autobiography of Bung Karno by Cindy Adams (english), IDR 100,000 only. Who wants? 08 388 956 978, sms only... ^_^
Dikisahkan.. . Ada seorang anak muda laki-laki... Suatu saat dia merasa sangat patah hati, karena dikecewakan oleh seorang wanita yg dicintainya. Wanita itu memutus hubungan cinta dgnnya. Bisa dibayangkan bagaimana rasa patah hatinya. Seolah hidup ini sudah tiada artinya lagi; hidup sudah tak bergairah lagi... "Apakah lebih baik aku mati saja?" pikirnya dalam hati yg sedang tak "karuan". Sediih sekali rasanya, sakiitt. Suatu malam (lebih tepatnya dini hari), ia dgn mengendarai sepeda motor menuruni jalan raya dari arah "puncak" Kaliurang, jogja. Dinginnya malam + hawa pegunungan Merapi sangat terasa sampai seperti menusuk iga. palagi ditambah ia hanya mengenakan kaus tipis tak berjaket. DEngan kecepatan tinggi ia melajukan motornya, padahal jalanan menurun. Tak ada yg dipikirkannya saat itu kecuali sakit hatinya terhadap si wanita. Sedih, sakit, hampa hidup ini... "Hatiku hancur.." bisiknya dlm hati. Dgn motor kecepatan tinggi itu ia tembus kegelapan malam dan dingginnya hawa pegunungan. Ia kendarai motor dgn sembarangan, tak peduli apa yg ada di hadapannya.. "Biarlah kalo memang aku lebih baik mati..." jeritnya dlm hati sambil terus menambah kecepatan motornya. Tiba2.. ada satu benda yg membuat motornya terguncang oleng dan ia pun tersentak kaget, seperti orang yg terbangun dari tidurnya karena kaget. "HAH!!" ia "tersadar". Tiba2 ia berhentikan motornya dan menepi. Ia menangis melelehkan air mata.. Tiba2 juga pikirannya tersentak, ada suara hati yg membisikinya : "BOdoh kamu! Hanya karena seorang wanita hidupmu ingin kau hancurkan! Sadarlah!" suara hatinya membisiki. Suara ini menyentakkan pikiran dan jiwanya.. "Oh ya! Kenapa aku jadi bodoh? Menghancurkan hidupku hanya karena seorang wanita?" pikirnya. "Yah, yah! Aku tdk boleh hancur, aku tdk boleh mati, aku tdk boleh bodoh!!" katanya penuh emosi. "Kalau selama ini aku berpikir bagaimana mengejar-ngejar wanita, mulai saat ini aku harus bisa menjadi orang yg dikejar-kejar oleh wanita. Aku harus menjadi pribadi yg diidamkan. Aku harus sukses. Aku berjanji. Dan aku akan buktikan itu!!.... +++++ Nah, sobat, pelajaran apa yg bisa diambil? Ternyata betul, ia buktikan janjinya, dan kini orang itu telah sukses dan menggapai apa yg dicita2kannya dan memiliki manfaat yg besar bagi bangsa Indonesia... (kisah ini nyata) (Kisah Sederhana, Jenaka tapi Penuh Makna) Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya. Melalui ta'aruf yang singkat dan hikmat, mereka memutuskan untuk melanjutkannya menuju khitbah. Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang perempuan. Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, tetapi pertempuran yang sekarang amatlah berbeda. Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka menggenapkan agamanya. Maka, di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk 'merebut' sang perempuan muda, dari sisinya. "Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?" tanya sang setengah baya. "Iya, Pak," jawab sang muda. "Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? " tanya sang setengah baya sambil menunjuk si perempuan. "Ya Pak, sangat mengenalnya, " jawab sang muda, mencoba meyakinkan. "Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak bisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model seperti itu!" balas sang setengah baya. Si pemuda tergagap, "Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal sekedarnya saja, ketemu saja baru sebulan lalu." "Lamaranmu kutolak. Itu serasa 'membeli kucing dalam karung' kan, aku takmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya. Jangan-jangan kau nggak tahu aku ini siapa?" balas sang setengah baya, keras. Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang lelaki muda. Bisiknya, "Ayah, dia dulu aktivis lho." "Kamu dulu aktivis ya?" tanya sang setengah baya. "Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di Kampus," jawab sang muda, percaya diri. "Lamaranmu kutolak. Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama istrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo rumahku ini kan?" "Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak yang nggak datang kalau saya suruh berangkat." "Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok mau ngatur keluargamu?" Sang perempuan membisik lagi, membantu, "Ayah, dia pinter lho." "Kamu lulusan mana?" "Saya lulusan Teknik Elektro UGM Pak. UGM itu salah satu kampus terbaik di Indonesia lho Pak." "Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM ini tho? Menganggap saya bodoh kan?" "Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulusnya saja tujuh tahun, IPnya juga cuma dua koma Pak." "Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik anak-anakmu kelak?" Bisikan itu datang lagi, "Ayah dia sudah bekerja lho." "Jadi kamu sudah bekerja?" "Iya Pak. Saya bekerja sebagai marketing. Keliling Jawa dan Sumatera jualan produk saya Pak." "Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu nggak bakal sempat memperhatikan keluargamu." "Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong produknya saja nggak terlalu laku." "Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu, kalau kerja saja nggak becus begitu?" Bisikan kembali, "Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya." "Rencananya maharmu apa?" "Seperangkat alat shalat Pak." "Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf." "Tapi saya siapkan juga emas satu kilogram dan uang limapuluh juta Pak." "Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan uang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku." Bisikan, "Dia jago IT lho Pak" "Kamu bisa apa itu, internet?" "Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak saya nge-net." "Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net thok. Menghabiskan anggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata." "Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak." "Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter, Youtube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu." Bisikan, "Tapi Ayah..." "Kamu kesini tadi naik apa?" "Mobil Pak." "Lamaranmu kutolak. Kamu mau pamer tho kalau kamu kaya. Itu namanya Riya'. Nanti hidupmu juga bakal boros. Harga BBM kan makin naik." "Anu saya cuma mbonceng mobilnya teman kok Pak. Saya nggak bisa nyetir" "Lamaranmu kutolak. Lha nanti kamu minta diboncengin istrimu juga? Ini namanya payah. Memangnya anakku supir?" Bisikan, "Ayahh.." "Kamu merasa ganteng ya?" "Nggak Pak. Biasa saja kok" "Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang cantik ini." "Tapi pak, di kampung, sebenarnya banyak pula yang naksir kok Pak." "Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!" Sang perempuan kini berkaca-kaca, "Ayah, tak bisakah engkau tanyakan soal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?" Sang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang muda yang sudah menyerah pasrah. "Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur'an dan Hadits?" Si pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga. Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, "Pak, dari tiga puluh juz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja. Hadits-pun cuma dari Arba'in yang terpendek pula." Sang setengah baya tersenyum, "Lamaranmu kuterima anak muda. Itu cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja pun, aku masih tertatih." Mata sang muda ikut berkaca-kaca. Ini harus happy ending, bukan? Demi kemuliaan dan kebesaran-KU Dan juga demi kemurahan dan ketinggian kedudukan-KU di atas Arsy Aku akan mematahkan harapan orang Yang berharap kepada selain AKU dengan kekecewaan. Akan AKU pakaikan kepadanya pakaian kehinaan di mata manusia. AKU singkirkan ia dari mendekati-KU, Lalu AKU putuskan hubungan-KU dengannya. Mengapa ia berharap kepada selain AKU Ketika dirinya sedang berada dalam kesulitan, Padahal sesungguhnya kesulitan itu berada di tangan-KU Dan hanya AKU yang dapat menyingkirkannya. Mengapa ia berharap kepada selain AKU dengan mengetuk pintu-pintu lain, Padahal pintu-pintu itu tertutup? Walhal hanya pintu-KU yang terbuka bagi siapa pun Yang berdoa memohon pertolongan dari-KU`. Siapakah yang pernah mengharapkan AKU Untuk menghalau kesulitannya lalu AKU kecewakan? Siapakah yang pernah mengharapkan keampuanan-KU Kerana dosa-dosanya yang besar, lalu AKU putuskan harapannya? Siapakah pula yang pernah mengetuk pintu-KU lalu tidak AKU bukakan? AKU telah mengadakan hubungan langsung Antara AKU dengan angan-angan dan harapan seluruh makhluk-KU. Akan tetapi, mengapakah mereka bersandar kepada selain AKU? AKU telah menyediakan semua harapan hamba-hamba-KU, Tetapi mengapa mereka tidak puas dengan perlindungan-KU? Dan AKU pun telah memenuhi langit-KU Dengan para Malaikat yang tidak pernah jemu bertasbih kepada-KU, Lalu AKU perintahkan mereka Supaya tidak menutup pintu antara AKU dengan hamba-hamba-KU. Akan tetapi mengapa mereka tidak pernah percaya kepada firman-firman-KU? Tidakkah mereka mengetahui Bahawa siapa pun yang ditimpa oleh bencana yang AKU tutunkan Tiada yang dapat menyingkirkannya kecuali AKU? Akan tetapi, mengapa AKU melihat Ia dengan segala angan dan harapannya itu selalu berpaling dari-KU? Mengapakah ia sampai tertipu oleh selain AKU? AKU telah memberikan kepadanya segala kemurahan-KU Tanpa ia harus meminta terlebih dahulu. Ketika semua itu AKU cabut kembali darinya, Lalu mengapa ia tidak lagi memintanya kepada-KU Untuk segera mengembalikannya, Tetapi sebaliknya meminta pertolongan kepada selain AKU? Apakah AKU yang memberi sebelum diminta, Lalu ketika dimintai semula tidak AKU berikan? Apakah AKU ini bakhil sehingga dianggap bakhil oleh hamba-KU? Tidakkah dunia dan akhirat itu semuanya milik-KU? Tidakkah semua rahmat dan kurniaan itu berada di tangan-KU? Tidakkah dermawan dan kemurahan itu adalah sifat-KU? Tidakkah hanya AKU tempat bermuaranya semua harapan? Dengan demikian, siapakah yang dapat memutuskannya dari-KU? Dan semua yang AKU berikan tidak akan mengurangi kekayaan-KU Meskipun sebesar debu. Bagaimana mungkin kekayaan yang begitu sempurna akan berkurang, Sedangkan AKU mengawasinya? Sungguh, alangkah celakanya orang yang terputus dari rahmat-KU. Alangkah kecewanya orang yang berlaku maksiat kepada-KU Dan tidak merasa AKU memerhatikannya Dan tetap juga melakukan perbuatan haram seraya tidak merasa malu kepada-KU.... {Diinterepetasikan berdasar HADITH-HADITH QUDSI yang diceritakan oleh Ibn Husain dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Muslim & At-Tirmidzi serta Ibn Hibban} 
|  | Kondisi fisik : lecet-lecet, kebaret-baret, tutup batre di bagian blakang terbuat dari logam, batangan (hape + charger + kabel data).... Kondisi dalam : sama sekali ga ada masalah, touchscreen....
N.B. : harga second masih skitar 4,2 - 4,8 juta... Baru masih sekitar 6 jutaan.... Ini murah 3,4 juta aja... Yg minat sms only ke 08 388 956 978.... |

|  | Fullset, mulus, kondisi 95% lebih..... Tokcer.... 4,3 juta.... Garansi Samsung sampe Oktober....(bekas pake sendiri) |
 | ego.mp4 | Aug 11, '09 11:29 PM for everyone |
SPESIFIKASI Network system HSDPA / GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 Size 132 x 57 x 20 mm, 140 cc Weight 210 g Display - TFT, 16M colors - 800 x 352 pixels - - Second external 16M colors display (240 x 320 pixels) - Full QWERTY keyboard - Downloadable themes Battery type Standard battery, Li-Ion 1500 mAh Stand-by Up to 330 h Talk time Up to 5 h Ringtones Polyphonic (64 channels), MP3 Option Number in phone Call records Memory - microSD (TransFlash), hotswap - 128 MB shared memory - 330 Mhz ARM processor GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps Messaging SMS, MMS, Email, Instant Messaging Infrared port Yes Games Yes + Java downloadable Color Red, Mocha Features -Camera 3.2 MP, 2048x1536 pixels, autofocus, video(VGA 30fps), flash; secondary QCIF videocall camera - 3G HSDPA, 3.6 Mbps - WLAN Wi-Fi 802.11b/g - HSCSD - EDGE - Bluetooth v2.0 - Symbian OS v9.2, S60 rel. 3.1, 330 Mhz ARM processor - WAP 2.0/xHTML, HTML - GPS receiver (built-in maps) - Push to talk - Video calling - Java MIDP 2.0 - MP3/M4A/AAC/eAAC+/WMA player - FM radio - Voice command/dial - PIM including calendar, to-do list and printing - Document viewer - Photo/video editor - Integrated handsfree
Download this and other original video files with Multiply Premium.Syarat diterimanya sebuah 'amal/perbuatan agar mendapat pahala ada 2, yaitu niat yg ikhlash dan cara yg sesuai dgn syari'ah. Jika hanya 1 yg terpenuhi dari 2 syarat tadi, maka 'amal itu tertolak. Contoh gampangnya : jika ada orang yg dgn niat ikhlash melakukan shalat sunnah rawatib setelah shalat 'Ashar, maka itu tertolak (padahal dia sudah tahu/fahm bahwa haram hukumnya shalat sunnah setelah shalat 'Ashar). Jadi, seperti disebutkan dalam buku al Wafi, bahwa ikhlash itu setengahnya ajaran Islam dan demikian juga dgn 'amal. Ikhlash itu pekerjaan batin/hati, sedangkan 'amal itu pekerjaan fisik. Ust. Rahmat Abdullah menjelaskan, 'amal tanpa niat jadinya "anaa" (kelelahan). Niat tanpa ikhlash jadinya "habaa" (debu/kesia-siaan). Sedangkan ikhlash tanpa tahqiq/praktik jadinya "ghutsaa" (buih).
Dgn penjelasan di atas, ternyata kita bisa melihat sangat pentingnya kedudukan 'amal di dalam Islam. Bahkan Allah sampai berfirman : "Akankah kamu mengaku beriman, padahal belum kami datangkan ujian kepadamu?" Dalam ayat ini, seolah-olah Allah menantang orang yg beriman untuk membuktikan iman mereka dgn beramal sebagai ujiannya. Jika tidak mau beramal, perlu ditinjau lagi keimanannya. Mungkin begitu maksudnya (sebaiknya mari kita cek kepada kitab-kitab tafsir dari ulama-ulama yg mu'tabar). Bahkan, kita tidak akan mendapatkan hakikat iman, kecuali hanya dgn beramal. Jika hanya mengkaji ilmu tentang iman, kita hanya kan mendapat teori dan motivasinya saja, tanpa mendapatkan hakikat iman itu (demikian kurang lebih hasil diskusi saya dgn seorang aktivis Jama'ah Tabligh dahulu).
Buat apa berilmu, tapi tidak diamalkan? Ilmu itu punya "zakat" juga, yaitu diamalkan. Jadi, jika ilmu itu belum diamalkan, menurut saya, ilmu itu ibaratnya seperti harta yg belum dikeluarkan zakatnya, harta itu belum dibersihkan, masih kotor. Demikian juga dgn ilmu, jika belum dikeluarkan zakatnya/diamalkan, ilmu itu masih 'kotor'. Coba saja lihat orang yg suka dgn ilmu tapi minus 'amal, biasanya ia akan terkena fitnah ilmu. Apa itu fitnah ilmu? Yaitu mengkaji hal-hal yg tidak penting dan perlu, mengkaji hal-hal yg syubhat, bahkan sampai mengkaji hal-hal yg dilarang oleh syari'ah. Maka, sebetulnya, menurut saya, 'amal-lah yg akan membersihkan 'ilmunya dan menyelamatkannya dari fitnah ilmu. Ilmu itu juga seperti air. Jika air mengalir, maka air itu akan relatif bersih. Tapi jika air tergenang, bisa jadi sumber penyakit.
Ternyata, pentingnya 'amal ini adalah suatu fithrah. Karenanyalah, hal tersebut tidak hanya digembar-gemborkan oleh seorang muslim, tapi juga yg beragama lain. Islam itu fithrah; segala sesuatu yg sesuai dgn fithrah atau bersumber dari fithrah manusia, maka itu adalah nilai-nilai Islam, meskipun yg mengemukakannya adalah seorang Yahudi, atheis, atau Nashara. Seorang filsuf kung fu, Bruce Lee, memiliki jargon "Knowing is nothing, doing you know is everything". Di sini, Lee menjelaskan bahwa teori ilmu itu tidak memiliki arti apa-apa. Mempraktikkan ilmu itulah yg luar biasa. Tapi di sini sepertinya agak tidak sesuai dgn Islam, karena dalam Islam ilmu saja tetap dapat pahala, tapi mengamalkan ilmu itu jauh lebih baik dgn berlipat-lipatnya pahala. Tapi setidaknya, terlepas dari itu semua, di sini kita bisa melihat bahwa seorang Bruce Lee pun mendorong orang utk mempraktikkan ilmu. Lee sendiri telah membuktikan omongannya. Dgn memiliki ribuan buku tentang bela diri sekaligus juga menimba ilmu dari berbagai macam guru, Lee kemudian mempraktikkannya dgn menciptakan sebuah metode bela diri ber-genre kung fu yg diberinya nama "Jeet Kune Do"/JKD. Dgn JKD inilah Lee mendobrak kultur masyarakat keturunan Tionghoa yg masih percaya bahwa ilmu kung fu itu adalah ilmu rahasia China, jadi jangan disebarkan ke sembarang orang. Belajar kung fu pun harus memakan waktu lama. Tapi Lee mendobrak pakem itu dgn JKD-nya, bahwa kung fu itu untuk semua orang yg ingin mempelajarinya, tidak peduli etnisnya apa. Lee pun menyebarkan kung fu JKD ke seluruh dunia. Lee juga mendobrak pakem metodologi kung fu China yg tradisional; dgn JKD yg metodologi gerakan kung fu-nya sangat sederhana, praktis, dan tepat sasaran. Bisa dikatakan, Lee adalah "Hasan al Banna"-nya dunia kung fu; yaitu mujaddid/reformis di bidangnya. Dan sama seperti al Banna, Lee juga tewas karena mempraktikkan dan menyebarkan ilmunya yg reformis itu. Nah, seorang muslim juga harus bisa mengambil contoh dari seorang Bruce Lee ini, bahwa dgn mempraktikkan dan menyebarkan ilmu-lah, keberhasilan dan kesuksesan hidup akan dapat kita raih.
Pakar ilmu manajemen, Rhenald Kassali, dalam "Recode your change DNA" mengatakan bahwa "You are not what you think, but you are what you result". Sepertinya Kassali terinspirasi dari ungkapan seorang begawan ilmu manajemen, Peter F. drucker, yg kurang lebih mengatakan "Pengetahuan yg penting itu adalah pengetahuan yg bisa dipraktikkan dan menghasilkan keuntungan". Berpikir saja itu tidak cukup. Tidak mungkin meraih suatu tujuan hanya dgn berpikir. Justeru suatu cita-cita itu harus diraih dgn mempraktikkan/mengamalkan ilmu yg sudah diperoleh. Dgn kasus ilmu manajemen ini, kita bisa menganalisis perkembangan ilmu-ilmu dgn metodologi Barat. Ilmu Barat itu sangat empiris. Dia akan terus merubah teori-teorinya seiring dgn perkembangan zaman dan fakta empiris di lapangan. Jadi, ilmu Barat itu sifatnya bottom-up, apa yg terjadi secara faktual, baru diangkat sebagai sebuah teori. Jika besok faktual-nya berubah, maka teorinya pun akan berubah. Nah, dari sinilah kita bisa menyimpulkan bahwa menurut Kassali dan Drucker, ilmu yg penting itu adalah ilmu yg based on empiric, yg sesuai dgn empiris dan sekaligus bisa dipraktikkan untuk mendapatkan profit.
Mengenai 'amal dan perkembangan zaman, selain analisis kasus ttg Drucker dan Kassali di atas, Islam juga sudah menyebutkannya. Rasulullah pernah bersabda : "Hanya pada saat kekikiran dituruti, hawa nafsu ditaati dan setiap orang kagum hanya kepada dirinya sendiri, maka umat ini boleh mulai mendaftar koleksi orang-orang khashshahnya dan meninggalkan awam yg tenggelam. Orang beramal pada hari itu seperti 50 kerja kamu hari ini (H.R. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i)." Rasulullah mengatakan hal ini kepada para shahabat tentunya. Berarti, nanti akan ada suatu zaman yg nilai 'amalnya akan seperti 50 kali 'amal pada masa Rasulullah. Betapa indahnya generasi pada masa itu, mereka tidak pernah bertemu dgn Rasulullah dan para shahabat, tapi mereka bisa beramal dgn bobot 50 kali 'amal para shahabat yg mulia. Subhanallah... Sungguh, pada masa itu sudah sangat sedikit orang yg beramal. Orang kebanyakan sudah sibuk dan bangga dgn dirinya sendiri (narsis). Maka, beramal pada masa sedikitnya orang yg mau beramal itu wajar jika berlipat 50 kali pahalanya. Apakah zaman ini sudah menggambarkan hadits tersebut? Wa Allahu A'lam.
'Amal memperbaiki masyarakat : antara da'wah ilallah dan da'wah narsis 'Amal yg paling baik tentunya 'amal yg diperuntukkan kepada masyarakat banyak, yaitu 'amal untuk memperbaiki masyarakat luas. Tentunya di sinilah 'amal jama'i dibutuhkan. 'Amal inilah yg dinamakan dgn da'wah. Dan da'wah itu adalah mengajak orang kepada Allah. "Da'wah ilallah", bukan "Da'wah ilaina". Bisa jadi, sekarang banyak orang yg secara sadar atau tidak berda'wah/mengajak orang untuk mengikuti dirinya, bukan mengajak mereka kepada Allah. Inilah da'wah narsis itu! Da'wah narsis inilah yg berpeluang besar akan menyuburkan hama-hama 'amal dan menggerogotinya sampai habis. Seperti dijelaskan oleh Ust. Rahmat Abdullah bahwa seperti tumbuhan, 'amal pun bisa terancam hama-hama : riya' (beramal utk dilihat), 'ujub (kagum diri), sum'ah (beramal utk populer/didengar), mann (membangkit-bangkit pemberian). Hama-hama inilah yg di akhirat kelak akan menjadikan banyak orang yg beramal kecewa, karena seluruh 'amalnya menjadi "haba an mantsura" (debu yg berterbangan). Lalu bagaimana misalnya jika ada segolongan umat yg beramal dan mempublikasikan 'amal itu agar diketahui oleh publik? Misalnya mempublikasikan 'amal-'amal seperti baksos, layanan kesehatan gratis, pertolongan korban bencana, termasuk juga keberhasilan-keberhasilan anggota legislatif, maupun keberhasilan-keberhasilan eksekutif di tingkat bupati, wali kota, gubernur dan departemen, dll. Apakah hal ini termasuk riya' yg terlarang? Untuk menjawabnya tentu akan debatable. Ada yg menganggap itu bukan riya'. Ada juga yg menganggap itu riya' yg diperbolehkan. Sebetulnya ini hanya soal perbedaan makna kata riya' saja. Menurut saya, secara bahasa, ada riya' yg diperbolehkan. Rasulullah bersabda : "Sombong itu diperbolehkan dalam dua tempat, yaitu sombong kepada orang yg sombong dan sombong ketika di medan jihad." (utk sanad dan derajat haditsnya tolong dicek lagi ya...). Riya' itu khan dekat dgn sombong. Nah, menurut saya, riya'/sombong dalam rangka menegakkan dan menyebarkan nilai-nilai ajaran-Nya itu termasuk riya' yg boleh tadi. Justeru dgn mempublikasikan 'amal-'amal kebaikan tadi itulah da'wah, yaitu menyemaikan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat agar menjadi alternatif pengganti nilai-nilai keburukan, dan harapannya masyarakat akan meneladani 'amal-'amal kebaikan tadi. Dgn demikian segolongan umat tadi akan memperoleh pahala yg terus mengalir (sunnah hasanah) dari masyarakat yg meneladaninya. Dan 'amal-'amal kebaikan tadi akan semakin tumbuh subur laksana cendawan di musim penghujan, menggeser nilai-nilai keburukan di dalam masyarakat. Jadi, tidak ada kata tawadhu' dalam memperjuangkan kebenaran. Imam 'Ali bin Abi Thalib mengecam para pengikutnya yg loyo dalam memperjuangkan kebenaran : "Oh, alangkah mencengangkan keberanian mereka dalam kebatilan dan lesu kalian dalam memperjuangkan kebenaran... Oh, ajaib nian ketika kalian jadi sasaran tembak... Kalian diserang dan tak balas menyerang... Allah ditentang dan kalian senang..."
Mudah-mudahan Allah menjadikan kita orang yg "shalih dan menshalihkan orang lain", bukan orang yg "shalih narsis", yaitu shalih utk dirinya sendiri. Dahulu, dalam sebuah perjalanan jihad, ada shahabat yg melewati sebuah daerah yg sangat indah. Lalu shahabat tersebut berpikir alangkah indahnya jika tinggal di situ dan fokus hanya beribadah kepada Allah saja, sehingga terbebas dari gangguan masyarakat dan mengganggu mereka. Tapi, Rasulullah langsung menegurnya : "Jangan lakukan itu, karena kedudukan kalian di jalan Allah sehari saja, menandingi 70 tahun tinggal dan beribadah di sini."
Kita juga bisa mengatakan kepada para orang yg 'shalih narsis' : "Wahai hamba Allah, di sana, wajah dan janggutmu basah oleh air mata muhassabah. Sedangkan di sini tubuh kami basah oleh keringat jihad dan darah-darah surga..." A. Peristiwa : pemusnahan mushaf al Quran & 'ngambeknya' Abdullah ibn Mas'ud dlm pembukuan al Quran. B. Latar belakang 1. Pernah ada kasus. Ada 2 org shahabat yg shalat berjama'ah; 1 jd imam + 1 jd ma'mum. Pas shalat sudah selesai, si ma'mum protes. "Surat apa tadi yg kau baca?" tanya ma'mum. "Surat anu." jawab imam. "Koq surat anu bunyinya seperti itu? Seharusnya bunyinya seperti ini...bla...bla..." tanya ma'mum lagi. "Tidak... Yg kudapat dari Rasulullah ya sperti yg aku baca tadi." jawab imam kekeuh. "Oh tidak, Rasulullah mengajariku sperti ini...bla...bla...." Lalu sbg jalan kluarnya, bliao berdua mnghadap Rasulullah. Jawab Rasulullah : "Aku mengajarkan al Quran kpd manusia dlm sab'ah ahruf". Sab'ah ahruf itu arti harfiahnya 7 huruf. Tp ada yg mnafsirkan sbg 7 dialek/logat, dst. Jd, mmg Rasulullah itu mngajarkan al Quran dlm bhs Arab, tp bahasa Arab sendiri beragam. Tp ada jg 'ulama yg tdk mau menafsirkan apa itu sab'ah ahruf, krena itu urusan Allah, jgn diotak-atik. Tp, meskipun dlm sab'ah ahruf, tidak merubah arti sama sekali. Nah, sepeninggal Rasulullah, perbedaan sab'ah ahruf ini semakin meluas (pd ms Abu Bakar dan 'Umar). Pd masa 'Utsman juga demikian, malah cenderung memperuncing perbedaan yg mengancam ukhuwah. 2. Pd masa Abu Bakar, 'Umar, dan 'Utsman, ada bberapa versi mushaf al Quran. Stidaknya ada 4 versi. Versi 1-3 saya lupa namanya. Versi ke-4 biasa disebut versi 'Abdullah ibn Mas'ud. Bliao adalah bisa dibilang bapaknya periwayatan al Quran, krena bliao adlah shahabat yg paling paham al Quran dan paling pertama menghafal al Quran. Pd mushaf versi bliao, tdk ada itu surah al Falaq dan an Naas, krena mnurut bliao itu bukan surah, tapi do'a/wiridan Rasulullah saat terkena sihir/dukun. Bahkan di versi mushaf yg lain ada 1 nama surah yg skrg tdk ada di al Quran, saya lupa nama surahnya. 3. Nah, dgn alasan poin 1 dan 2 inilah, 'Utsman mngambil kebijakan, harus ada pembukuan al Quran yg baku, dikhawatirkan adanya perpecahan umat. Lalu 'Utsman memebentuk panitia adhoc yg diketuai oleh golongan muda utk membukukan mushaf al Quran yg baku, yaitu Zaid ibn Tsabit. Nah, 'Abdullah ibn Mas'ud selaku shahabat senior yg paling paham al Quran 'ngambek' karena tdk diikutsertakan dlm panitia adhoc tsb. 4. Alasan knapa 'Utsman menunjuk Zaid ibn Tsabit sbg ketua panitia adhoc pembukuan al Quran yg baku, dan tdk mengikutsertakan 'Abdullah ibn Mas'ud : - al Quran itu turun berangsur2. Dan tiap bulan Ramadhan, hafalan al Quran Rasulullah senantiasa diperbaharui lewat malaikat Jibril (bahasa mudahnya, Rasulullah dimuraja'ah terus oleh Jibril setiap Ramadhan). Nah, antara revisi al Quran tahun lalu dgn tahun ini trkadang ada yg berubah, tentunya yg berlaku adalah yg revisi terbaru. Nah, pd saat tahun wafatnya Rasulullah, bliao dimuraja'ah oleh Jibril sebanyak 2 kali. Nah pada saat muraja'ah yg terakhir itulah al Quran versi yg terakhir, baku dan final. Rasulullah lgsg mentalaqqi-kannya kpd Zaid ibn Tsabit, bukan kpd 'Abdullah ibn Mas'ud. Maka tepat jika 'Utsman melibatkan Zaid, krena mushaf versi 'Abdullah ibn Mas'ud itu versi lama yg belum final+baku. Nah, ketika 'Abdullah ibn Mas'ud tabayun/klarifikasi ttg alasan 'Utsman tdk melibatkan dirinya, malah melibatkan 'anak kemaren sore', bliao pun paham dan legowo, akhirnya bliao tdk ngambek lagi. Oya, perlu DIINGAT, pembaharuan revisi mushaf al Quran itu Dilakukan oleh Allah, disampaikan kpd Nabi Muhammad melalui Jibril. Jd, yg mnyusun surat 1 adlh al Fatihah dan surat trakhir adalah an Naas itu semua ALLAH Yg Mengurutkan, BUKAN Rasulullah sbg manusia. - Wktu itu, 'Utsman dan Zaid ibn Tsabit ada di Madinah, sdgkn 'Abdullah ibn Mas'ud ada di Makkah. Padahal, butuh penanganan yg cepat trhadap pembukuan al Quran. Jika 'Abdullah ibn Mas'ud dilibatkan, akan memakan waktu krena jarak Madinah - Makkah yg jauh. C. Kesimpulan Pembakuan & pembukuan. Jadi, yg dilakukan oleh 'Utsman adalah PEMBUKUAN al Quran yg berasal dr Zaid ibn Tsabit, BUKAN pembakuan. Mushaf2 yg tidak baku dan tidak final akhirnya dimusnahkan, agar umat bersatu menggunakan yg baku saja. PEMBAKUAN al Quran Dilakukan oleh ALLAH sendiri dan disampaikan kpd Rasulullah melalui malaikat Jibril. Penjelasan ini mementahkan rumor orang yg "otaknya iseng" utk berpikir & mngatakan bahwa al Quran yg ada skrg tidak otentik, krena ada campur tangan manusia yaitu 'Utsman. Rumor seperti ini salah! Yg benar, Allah Yg Membakukan, 'Utsman hanya membukukan. Jadi, al Quran yg dibukukan oleh 'Utsman adalah al Quran yg baku, otentik, dan final! N.B. : sumbernya dari sebuah buku (lupa judulnya) & diskusi dgn seorang ustadz (lupa namanya).. hehe... Sekitar bulan Februari 2008 yg lalu, aku dengan beberapa teman rumah (sekitar 7 orang) sedang main ke Bekasi. Acara ini memang sudah kami rencanakan sejak 3 bulan sebelumnya sebagai refreshing. Kami menginap 1 malam di sana.
Kami tiba di Bekasi sore. Langsung kami gunakan waktu menjelang Maghrib untuk jalan-jalan ke danau. Hingga tiba waktunya, kami pun shalat Maghrib di sebuah masjid yg jaraknya lumayan agak jauh dgn berjalan kaki. Butuh waktu sekitar 10-15 menit untuk sampai ke masjid itu. Tapi apa daya, itu masjid satu-satunya.
Selepas shalat Maghrib, kami tak lantas pulang. Rata-rata kami langsung tilawah/membaca al Quran, sambil menunggu waktu 'Isya. Ada juga yg muraja'ah/tes hafalan al Quran. Suara lantunan ayat-ayat suci demikian memenuhi sudut-sudut masjid. Mungkin, kalau ada orang yg menyaksikan masjid ini dari kejauhan di luar sana, ia akan mendengar suara dengungan seperti suara sekawanan lebah. Sungguh indah. Hingga tibalah waktu 'Isya, kami pun shalat. Lalu setelah itu kami pulang ke rumah yg jaraknya sekitar 1 km dari masjid tersebut.
Sesampainya di rumah, kami langsung disambut oleh hidangan. Mmm uenak tenan. Masakan asli ibuku. Makan bersama-sama itu memang memiliki kenikmatan tersendiri. Mungkin barakah-nya di situ; terasa nikmat jika berjama'ah dibanding makan sendiri.
Setelah itu kami istirahat. Ada yg nonton TV. Ada yg ngobrol. Ada yg menyiapkan perapian untuk bakar jagung yg kebetulan kami bawa dari Jakarta mentah-mentah. Ketika sudah siap, dibakarlah jagung-jagung itu. Sudah terbayang lezatnya makan jagung bakar hasil amatiran, hehe... Baru di dunia saja sudah demikian lezat, apalagi makanan di surga ya? Ya Allah...
Diriku dan beberapa teman yg lain sedang berkumpul di sebuah kamar yg lumayan luas. Ada sekitar 6 orang yg membentuk lingkaran. Ternyata mereka sedang bermain kartu remi sambil bercanda-canda tawa. Sedangkan seorang tidak ikut karena alasannya : masa' sih kita main kartu. Sedangkan aku juga tidak ikut main kartu. Aku hanya bermain games racer dari HP sambil tiduran.
Sampai ada temanku yg nyeletuk sambil bercanda : "Sebetulnya sih maen kartu remi sama maen games sama aja hukumnya...hehe." Tapi aku sangat tidak setuju dengan pernyataan kawanku itu. Jelas berbeda derajat hukumnya antara main kartu dgn main games. Main kartu itu pasti berjama'ah, jadi hukumnya pun hukum berjama'ah. Sedangkan aku main games sendiri, tentunya hukumnya pun untuk sendiri. Dan teman-teman memang sadar kalau main kartu itu "sepertinya gimana gitu". Tapi memang kita ke sini tujuannya untuk refreshing, jadi sekali-sekali main kartu sah-sah aja, karena niatnya hanya untuk sekedar refreshing, tidak lebih dari itu. Unsur ukhuwahnya yg penting di sini, kartu remi hanya sebagai alat. Kita bisa bercanda-canda, tapi masih tetap dalam adab syar'i bercandanya. Justeru kalau ngegosip rame-rame baru itu namanya tidak syar'i, apalagi sampai bercanda-canda di luar batas kaidah yg ditetapkan oleh Allah. Dan akhirnya, besok paginya kartu remi itu dibuang, karena memang niatnya hanya untuk refreshing, cukup sekali saja.
Setahuku ada perbedaan pendapat di kalangan 'ulama tentang hukum bermain catur dan yg sejenisnya (games, PS, kartu remi, dll.). Ada ulama yg jelas-jelas mengharamkannya dengan alasan itu membuang-buang waktu untuk hal yg tidak berguna. Tapi ada juga 'ulama yg tidak sampai mengharamkannya, mungkin hanya sampai derajat makruh atau mubah, asalkan proporsional dan tidak berlebihan. Jika kita menggunakan pendapat 'ulama yg mengharamkan tadi, maka main kartu dan main games sama-sama haram, tapi beda kadar dan derajat dosanya. Main games dosanya untuk diri sendiri dan main kartu dosanya untuk rame-rame dan jadi berlipat-lipat. Sedangkan bila kita gunakan pendapat kedua, demikian juga perbedaan kadar dan derajat hukumnya antara sendiri dgn rame-rame/berjama'ah. Untuk kasus kami ini, pendapat kedualah yg dipakai. Karena kalau sudah jelas-jelas haram, tak mungkinlah kami berani.
Sobat, kita sebagai manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Tidak ada manusia yg tidak pernah berbuat salah, bahkan seorang Rasulullah pun bisa berbuat salah, meskipun akhirnya langsung mendapat teguran dari Allah, karenanya Rasulullah itu ma'shum, jadi kesalahannya tidak sampai kepada dosa.
Dosa-dosa yg kita perbuat juga bertingkat-tingkat kadarnya. Jika perbuatan dosa itu dilakukan berjama'ah/rame-rame, tentunya dosa dan efeknya akan jauh lebih besar dibandingkan jika dosa itu dilakukan sendirian. Inilah bedanya dosa private dgn dosa public.
Memang, manusia itu tempatnya kesalahan dan dosa. Tapi Allah sangat cinta kepada hambaNya yg suka bertaubat. Sebaik-baik manusia adalah yg suka bertaubat. Allah sangat suka kepada tetesan air mata orang yg bertaubat. Dan tentunya Allah akan menutupi dosanya tadi, jika dosa itu dosa private (hanya si pelaku yg tahu). Sampai ada sebuah ungkapan : "Buat apa membuka-buka aib orang, padahal Allah telah Menutupinya?"
Taubat itu pun dilakukan sesuai dgn kadarnya, private atau public. Jika dosanya adalah dosa private, maka taubatnya hanya untuk konsumsi diri si pelaku dan yg bersangkutan. Dan jika dosanya itu adalah dosa public, maka taubatnya itu harus diketahui/dikonsumsi untuk public; masyarakat harus tahu kalau si pelaku sudah bertaubat. Apalagi si pelaku harus meminta maaf kepada khalayak, baru Allah akan mengampuni, jika public juga sudah memaafkannya. Inilah beraaatnya dosa public dibanding dosa private.
Dengan demikian, kita akan tahu, mengapa menggeser dosa private menjadi dosa public itu tidak boleh. Karena efek yg diakibatkannya akan jauh lebih besar; terjadi fitnah. Karena itu pula gosip itu diharamkan, karena akibatnya yg masalah private bisa jadi masalah public. Itu pula mengapa membuka aib atau menjelek-jelekkan orang lain di hadapan forum atau publik itu juga tidak boleh? Karena efeknya. Mencerca orang secara private saja tidak boleh, apalagi di hadapan publik...
Indah sekali Islam ini... Saudaraku, marilah sama-sama kita bertaubat, agar kita Dicintai Allah SWT... Masa lalu adalah guru... Masa depan adalah harapan... Aamiin... ^_^
 | Guestbook | |
 | assalamaualaikum...dimana tulisan2 yg pnh dikasih ke anak2 54? ayi cari2 di tag nya gak ketemu...kan banyak banget tuh... |
 | Aslmkm. Numpang bca2 ya Akh. Lg sarapan pg niy. Mau bubur? |
 | 'alaikumussalam wr.wb. Maju tak gentar membela kebenaran.. |
 | Assalamualaikum...salam kenal dari gua....maju terus bang.....wassalamualaikum bang |
 | 'alaikumussalam wr.wb. Aamiin. Contoh nyata kebobrokan ekonomi kapitalis, khususnya aliran neoklasik/neoliberal : - di negara2 Barat, setiap sapi mendapat subsidi US$ 2 per harinya, ironis krena di Indonesia bnyak rakyatnya yg tdk bs mdapat uang US$ 2 dlm seharinya. Trnyata, binatang lebih sejahtera drpd manusia.. - banyak org indonesia yg takjub dan terpana ktika pergi k luar negeri krena kmakmurannya dan uang itu sperti dihambur2kan krena saking banyaknya. Kpada org2 indonesia yg sperti ini, saya sering bilang : "Dalam uang yg beredar banyak di luar negeri itu, banyak juga yg diambil dari bumi Indonesia. Coba bayangkan, MNC (multinational corporation) atw TNC (transnational corporation) telah mnguras harta kekayaan bangsa kita. Btapa tidak? Mereka MNC dan TNC itu mndapat bagian 70-80% dari total keuntungan kerja sama ekonomi internasional, sdgkn Indonesia hnya mdapat 20-30% bagiannya. Pantaslah org Indonesia itu miskin pdhal kekayaan alamnya berlimpah. Inilah ironi kapitalisme itu.. Tp kita harus fair, bhwa tdk sluruhnya kapitalisme itu buruk, ada juga koq baik2nya yg tdk brtentangan dgn Islam. Lain kali deh kita bahas ini, insyaALLAH saya akan membuat tulisan ttg ini.. |
 | assalamualaikum, sahabat thanks dah mau berkunjung di blog kami yang sederhana...semoga Allah merahmati kalian semua, dan mari kita jauhkan negeri ini dari sistem kapitalis yang merupakan alat Amerika untuk menjajah Indonesia dan menguras kekayaan alam kita...wassalam |
 | yah, alhamdulillah deh, jd pns, trnyata tulisan ane punya pengaruh besar juga yah... Siapa lg yg mo nyusul jd pns... |
 | oul, pak gatot di trima di depkeu loooooooooooooo................................... |
 | ya ntar di-acep.. :D 我是好人。 |
 | bro, gua invite nih, ko lum lo accept sih?? hehe :) |
 | poto sebelah kanan atas keren om....... btw ente belom ambil photo wisuda di da'as photo ya? |
 | ul....hub. yang laen ya.......ramaikan group kita... |
 | ul..kenapa yang lain belom mampir ke group?
|
 | salam kenal juga, mbak. thx dah mampir ke site yg sederhana ini... |
 | hai salam kenal...mampir yah... |
| |